Outlook Pagi Terasbursa.com, 23 April 2014, IHSG diprediksi akan bergerak mixed cenderung melemah pada perdagangan hari ini. Sentimen dari dalam negeri masih minim, karena investor cenderung untuk wait and see menunggu kepastian koalisi calon presiden dan wakil presiden yang akan datang. Ada potensi market hari ini masih akan dipengaruhi oleh isu negatif dari beberapa bank di antaranya kasus dugaan pengemplangan pajak Bank Central Asia (BBCA) dan kontroversi akuisisi Bank Tabungan Negara (BBTN) oleh Bank Mandiri (BMRI). Sedangkan dari luar negeri, bursa Wall Street dan Eropa ditutup naik kemarin setelah data penjualan rumah Amerika menunjukkan angka diatas estimasi, meskipun menurun sedikit dibanding periode sebelumnya. China HSBC Manufacturing Index bulan April yang akan rilis hari ini diprediksikan akan naik menjadi 48.4 dari 48.0 di periode sebelumnya. Hal ini patut menjadi perhatian bagi investor sebagai salah satu indikator perekonomian China. Secara teknikal IHSG terkonsolidasi dimomentum overbought dari William %R dengan Stochastick yang memberikan signal jual setelah terjadi dead-cross. IHSG pulled back MA7 dan sedikit memberikan signal penguatan meskipun terbatas. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mixed cenderung melemah dengan range pergerakan 4833 - 4910.



Daftar Emiten LQ 45 Bursa Efek Indonesia (BEI)
Periode Februari s.d Juli 2013

No. - Kode Efek - Nama Emiten - Keterangan
1 AALI Astra Agro Lestari Tbk. Tetap
2 ADRO Adaro Energy Tbk. Tetap
3 AKRA AKR Corporindo Tbk. Tetap
4 ANTM Aneka Tambang (Persero) Tbk. Tetap
5 ASII Astra International Tbk. Tetap
6 ASRI Alam Sutera Realty Tbk. Tetap
7 BBCA Bank Central Asia Tbk. Tetap
8 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Tetap
9 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Tetap
10 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Baru
11 BDMN Bank Danamon Indonesia Tbk. Tetap
12 BHIT Bhakti Investama Tbk. Tetap
13 BKSL Sentul City Tbk. Tetap
14 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tetap
15 BMTR Global Mediacom Tbk. Baru
16 BSDE Bumi Serpong Damai Tbk. Tetap
17 BUMI Bumi Resources Tbk. Tetap
18 BWPT BW Plantation Tbk. Tetap
19 CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Tetap
20 EXCL XL Axiata Tbk. Tetap
21 GGRM Gudang Garam Tbk. Tetap
22 GIAA Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Baru
23 HRUM Harum Energy Tbk. Tetap
24 ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Tetap
25 IMAS Indomobil Sukses Internasional Tbk. Baru
26 INCO Vale Indonesia Tbk. Tetap
27 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk. Tetap
28 INDY Indika Energy Tbk. Tetap
29 INTP Indocement Tunggal Prakasa Tbk. Tetap
30 ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk. Tetap
31 JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk. Tetap
32 KLBF Kalbe Farma Tbk. Tetap
33 LPKR Lippo Karawaci Tbk. Tetap
34 LSIP PP London Sumatra Indonesia Tbk. Tetap
35 MAIN Malindo Feedmill Tbk. Baru
36 MAPI Mitra Adiperkasa Baru
37 MNCN Media Nusantara Citra Tbk. Tetap
38 PGAS Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Tetap
39 PTBA Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk. Tetap
40 SMCB Holcim Indonesia Tbk. Baru
41 SMGR Semen Gresik (Persero) Tbk. Tetap
42 SSIA Surya Semesta Internusa Tbk. Baru
43 TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Tetap
44 UNTR United Tractors Tbk. Tetap
45 UNVR Unilever Indonesia Tbk. Tetap

0 comments:

Post a Comment

 
Top